5 Hal Menarik yang Bisa Lo Temukan di Pulau Paskah

TripPulau.online, Jakarta – Salah satu destinasi wisata yang menawarkan panorama alam memukau di Chile adalah Pulau Paskah. Pulau indah ini memiliki sejumlah hal unik dan menarik. Hal menarik apakah yang ada di sana? Silakan disimak ya bro!

Chile juga dikenal sebagai negara yang menyimpan kekayaan alam menakjubkan. Salah satu destinasi wisata yang menyuguhkan panorama alam memukau di Chileadalah Pulau Paskah. Pulau terpencil ini cocok dikunjungi untuk para solo traveler. Jarak terdekat antara Pulau Paskah dengan daratan adalah 3.218 kilometer dari Chile.

Pulau Paskah memiliki sejumlah hal unik dan menarik. Apa sajakah itu? Berikut adalah 5 di antaranya. Silakan disimak ya bro!

1. Festival Tapati

Menurut pendapat sebagian sejarawan, pelaut Polinesia menginjakkan kaki pertama kalinya di Pulau Paskah kurang lebih sekitar tahun 400 Masehi. Tidak ada yang mengetahui kapan pastinya pelaut ini tiba di sini. Di samping itu, ada juga sejumlah pihak yang berteori bahwa pelaut Polinesia memiliki kaitan keberadaan alien atau makhluk ekstraterestrial.

Baca Juga : Mengenal Tinalapu, Pulau Kecil yang Dikelilingi Laut Sebening Kaca

Penduduk asli Pulau Paskah, Rapa Nui, mulai berinteraksi dengan dunia luar pada tahun 1722. Kala itu, Pulau Paskah didatangi oleh warga Belanda yang melakukan ekspedisi. Jumlah penduduk Pulau Paskah pada masa itu diperkirakan mencapai sekitar 20.000. Populasi tersebut mengalami penurunan drastis dari waktu ke waktu. Saat ini, total jumlah penduduk Pulau Paskah adalah sekitar 5.000 orang.

Meski tidak memiliki jumlah penduduk banyak, Pulau Paskah tetap terasa ramai berkait diadakannya Festival Tapati. Festival adat tersebut kabarnya melibatkan kegiatan menari, melempar topak, body painting, dan tobogganing. Di puncak perayaan Festival Tapati, penduduk laki-laki nantinya bermain seluncur tobogganing menggunakan batang pohon pisang untuk menuruni gunung api Maunga Pui. Acara ini diketahui bernama Haka Pei.

2. Patung Moai

Di Pulau Paskah, lo dapat menjumpai patung dengan tampilan unik bernama Moai. Patung manusia monolitik yang diukir dari batu tersebut kabarnya dibangun pelaut Polinesia berabad-abad lalu. Saat berkunjung ke Pulau Paskah, lo bisa menemukan patung Moai dengan jumlah hampir 1.000 di berbagai sudut pulau ini.

Setiap Moai yang lo temukan di Pulau Paskah memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Ada patung yang memiliki bentuk mirip karikatur, ada juga yang digambarkan dengan tubuh gemuk, kurus, dan kecil. Selain itu, ada juga Moai yang memuat tulisan berbahasa petroglif.

Meski masing-masing Moai memiliki tampilan berbeda, semuanya berdiri menghadap ke arah daratan. Patung yang diprediksi berasal dari abad ke-12 ini ditemukan melalui proses penggalian yang berlangsung pada tahun 1970-an. Keberadaan Patung Moai tentu saja menambah daya pikat Pulau Paskah sebagai destinasi liburan.

3. Penginapan dengan Bahan Ramah Lingkungan

Pulau Paskah menyediakan tempat penginapan yang nyaman bagi para wisatawan. Uniknya, penginapan yang disediakan di sini menggunakan bahan ramah lingkungan. Salah satu contohnya adalah Posada de Mike Rapu.

Lo dapat menemukan tempat penginapan ini di sebelah tenggara Pulau Paskah. Seluruh bangunan Posada de Mike Rapu diketahui terbuat dari bahan kayu lokal. Desain tempat penginapan ini juga diatur sedemikian rupa untuk menjaga privasi para pengunjungnya.

Posada de Mike Rapu diketahui menjadi tempat penginapan pertama di Amerika Selatan yang meraih sertifikasi Leadership in Energy and Enviromental Design (LEED) dari pihak United States Green Building Council. Tempat penginapan dengan fasilitas 30 kamar ini dibuka untuk pengunjung sejak tahun 2007. Saat menginap di sini, lo berkesempatan melihat langsung panorama savana sampai Samudera Pasifik.

4. Gunung Berapi yang Suguhkan Pemandangan Eksotis

Pulau Paskah juga merupakan destinasi liburan yang ideal bagi wisatawan yang ingin mendekatkan diri ke alam. Di pulau ini, wisatawan dapat menjelajahi tiga gunung api yang sudah tidak aktif. Ketiga gunung tersebut adalah Rano Kau, Terevaka, dan Poike.

Di antara ketiga gunung tersebut, Terevaka merupakan gunung termuda yang juga membentuk sebagian besar wilayah Pulau Paskah. Batuan vukanik yang dihasilkan Gunung Terevaka konon dimanfaatkan pelaut Polinesia sebagai media untuk mengukir Moai. Keren sekali, bukan?

Lo juga bisa menyambangi Gunung Rano Kau yang memiliki kawah besar yang amat menakjubkan. Saat mendaki ke sini, wisatawan dapat menikmati panorama 360 derajat Pulau Paskah yang begitu menawan. Jangan lupa menjajal aktivitas ini saat berlibur ke Pulau Paskah ya bro!

5. Makanan Bercita Rasa Unik dan Lezat

Untuk melengkapi pengalaman liburan di Pulau Paskah, lo juga tak boleh lupa mencicipi kuliner khas daerah ini. Salah satu tempat makan yang dikenal menyajikan kuliner lezat khas Pulau Paskah adalah Restoran Poerava di Hangaroa Eco Village. Di sana, lo dapat menikmati aneka makanan dan minuman nikmat yang bakal menggugah selera.

Baca Juga : 7 Pulau Indah di Malaysia yang Cocok Dijadikan Destinasi Liburan

Contoh menu yang dihidangkan di Restoran Poerava adalah ikan tuna panggang. Begitu menyantapnya, lidah lo akan disuguhi kenikmatan tak terlupakan. Selain tuna panggang, restoran ini juga menghadirkan kuliner khas Pulau Paskah yang memiliki cita rasa unik.

Tempat makan ini cocok dikunjungi usai mendaki gunung atau mengunjungi Moai. Apabila berlibur ke Pulau Paskah, lo sebaiknya tak lupa mencicipi makanan di sini. Dengan begitu, pengalaman liburan lo di Pulau Paskah akan menjadi lebih berkesan.

Demikian 5 hal menarik yang bisa ditemukan wisatawan di Pulau Paskah. Menjajal 5 hal ini tentu akan membuat momen liburan lo di Pulau Paskah terasa semakin seru. Jadi, jangan tunda lagi waktu berlibur ke pulau ini ya bro!